Fungal Acne
Fungal Acne: sebutan untuk kondisi kulit yang tampak seperti jerawat, yaitu : pityrosporum folliculitis atau malassezia follicuitis
Meskipun sekilas terlihat serupa, perbedaan fungal acne dan jerawat biasa terletak di penyebabnya: penyebab jerawat adalah bakteri. sedangkan penyebab fungal acne adalah jamur malassezia.
Jamur penyebab fungal acne hidup dengan 'memakan' fatty acids dengan carbon chain tertentu, yang meliputi fatty acids itu sendiri, minyak, ester, dan polysorbates. Maka dari itu, solusi untuk menangani kondosi fungal acne adalah dengan membuat jamur penyebab fungal acne kelaparan dengan tidak memberikannya makanan, alias menghindari kandungan fatty acids yang menjadi makanan sang jamur.
✓Yang menjadi penyebab:
•faktor internal seperti seperti konsumsi obat-obatan, penyakit yang dimiliki,atau kehamilan.
•faktor eksternal seperti produk skin care, kelembapan udara, udara panas, atau keringat.
karena salah satu faktor eksternal yang menyebabkan fungal acne adalah udara panas dan lembab (yang berarti tubuh juga lebih berkeringat), permasalahan fungal acne biasanya banyak ditemukan di negara beriklim tropis seperti Singapura, Filipina, serta Indonesia.
Berikut ada beberapa nama kandungan yang perlu dihindari:
~Undecylenic/acid
~Lauric/Dodecanoic
~Tridecylic
~Oleic/octadecenoic
~Linileic
~Ester
kalian dapat menemukan kandungan ester pada skincare dengan cara mencari kandungannya yang berakhiran-ate seperti Isopropyl
-palmitate atau glyceril stearate.
-polysorbate
-kandungan hasil fermentasi, dan masih banyak lagi
✓Cara Mengatasi
Jangan panik, make yourself comfortable, antidote fungal acne. Cara mengatasi fungal acne adalah pakai skincare produk yang mengandung bahan bahan dibawah ini sebagai penawarnya:
•Ketoconazole merupakan bahan aktif anti mikroba dan anti keratinolitik yang sering ditemukan di shampoo anti ketombe untuk mengurangi rasa gatal dan pertumbuham fungi berlebihan.
•Sulfur, memiliki sifat keratinolitik yang melepaskan jamur bersamaan dengan sel kulit mati dari stratum korneum. Saat diaplikasikan kulit sulfur memproduksi Penthathionic Acid yang merupakan racun untuk jamur.
•Honey & Propolis, ngga asing lagi ya kalau madu dan propolis memiliki peran sebagai anti mikroba dan anti peradangan yang bisa meredakan kemerahan yang muncul bersamaan dengan fungal acne.
•BHA merupakan exfoliating agen yang larut dalam minyak dan bekerja lebih dalam untuk membersihkan pori-pori. Ini menguntungkan karena mengangkat minyak berlebih dan berfungsi sebagai anti fungal juga.
•Urea merupakan underrated ingredient yang bersifat menarik air dan menahannya di dalam kulit atau yang dikenal sebagai humektan.
Nama kandungan yang cukup membuat lidah berkelit tentu akan susah untuk diingat. Namun, jika Anda merasa bermasalah dengan fungal acne, Anda tidak perlu susah-susah menghafal seluruh daftar kandungan yang harus dihindari, kok! Anda dapat memastikan apakah sebuah produk aman atau tidak untuk fungal acne dengan cara mengecek kandungannya.
Fungal Acne: sebutan untuk kondisi kulit yang tampak seperti jerawat, yaitu : pityrosporum folliculitis atau malassezia follicuitis
Meskipun sekilas terlihat serupa, perbedaan fungal acne dan jerawat biasa terletak di penyebabnya: penyebab jerawat adalah bakteri. sedangkan penyebab fungal acne adalah jamur malassezia.
Jamur penyebab fungal acne hidup dengan 'memakan' fatty acids dengan carbon chain tertentu, yang meliputi fatty acids itu sendiri, minyak, ester, dan polysorbates. Maka dari itu, solusi untuk menangani kondosi fungal acne adalah dengan membuat jamur penyebab fungal acne kelaparan dengan tidak memberikannya makanan, alias menghindari kandungan fatty acids yang menjadi makanan sang jamur.
✓Yang menjadi penyebab:
•faktor internal seperti seperti konsumsi obat-obatan, penyakit yang dimiliki,atau kehamilan.
•faktor eksternal seperti produk skin care, kelembapan udara, udara panas, atau keringat.
karena salah satu faktor eksternal yang menyebabkan fungal acne adalah udara panas dan lembab (yang berarti tubuh juga lebih berkeringat), permasalahan fungal acne biasanya banyak ditemukan di negara beriklim tropis seperti Singapura, Filipina, serta Indonesia.
Berikut ada beberapa nama kandungan yang perlu dihindari:
~Undecylenic/acid
~Lauric/Dodecanoic
~Tridecylic
~Oleic/octadecenoic
~Linileic
~Ester
kalian dapat menemukan kandungan ester pada skincare dengan cara mencari kandungannya yang berakhiran-ate seperti Isopropyl
-palmitate atau glyceril stearate.
-polysorbate
-kandungan hasil fermentasi, dan masih banyak lagi
✓Cara Mengatasi
Jangan panik, make yourself comfortable, antidote fungal acne. Cara mengatasi fungal acne adalah pakai skincare produk yang mengandung bahan bahan dibawah ini sebagai penawarnya:
•Ketoconazole merupakan bahan aktif anti mikroba dan anti keratinolitik yang sering ditemukan di shampoo anti ketombe untuk mengurangi rasa gatal dan pertumbuham fungi berlebihan.
•Sulfur, memiliki sifat keratinolitik yang melepaskan jamur bersamaan dengan sel kulit mati dari stratum korneum. Saat diaplikasikan kulit sulfur memproduksi Penthathionic Acid yang merupakan racun untuk jamur.
•Honey & Propolis, ngga asing lagi ya kalau madu dan propolis memiliki peran sebagai anti mikroba dan anti peradangan yang bisa meredakan kemerahan yang muncul bersamaan dengan fungal acne.
•BHA merupakan exfoliating agen yang larut dalam minyak dan bekerja lebih dalam untuk membersihkan pori-pori. Ini menguntungkan karena mengangkat minyak berlebih dan berfungsi sebagai anti fungal juga.
•Urea merupakan underrated ingredient yang bersifat menarik air dan menahannya di dalam kulit atau yang dikenal sebagai humektan.
Nama kandungan yang cukup membuat lidah berkelit tentu akan susah untuk diingat. Namun, jika Anda merasa bermasalah dengan fungal acne, Anda tidak perlu susah-susah menghafal seluruh daftar kandungan yang harus dihindari, kok! Anda dapat memastikan apakah sebuah produk aman atau tidak untuk fungal acne dengan cara mengecek kandungannya.

Keren, lanjutkan
BalasHapusSemangat:))
BalasHapusSemangat:))
BalasHapusMakasih infonya teteh
BalasHapusWahh sangat membantu min ❤
BalasHapusTerimakasih infonyaa....sangat membantu...saya baru tau ternyata ada fungal acne
BalasHapusSangatt membantuu..
BalasHapusKeren banget teh
BalasHapusMakasih infonya
BalasHapusWih keren:)
BalasHapusMenark
BalasHapusSemangat 😍
BalasHapusMakasih infonya min
BalasHapusGood job wid
BalasHapusBagus ka infonya, sangat bermanfaat ❤
BalasHapusAjib lah
BalasHapusSangat membNtu semangat wid❣️
BalasHapusmanskuy
BalasHapusMakasihh infonya.
BalasHapus